Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dr. Eduart Wolok, ST., MT ingin UNG menjadi pusat data kebencanaan di wilayah Provinsi Gorontalo. Hal ini diungkapkan rektor saat membuka webinar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu dan Teknologi Kebumian (ITK), FMIPA, kamis (2/7/2020).
"Hasil webinar ini, saya berharap UNG dapat mengembangkan pusat data terkait bencana di gorontalo," ungkap rektor.
Beliau menambahkan, "Apalagi saat ini adalah era big data. UNG harus mampu beradaptasi dengan era big data. Tanpa data kita susah merumuskan modelling yang baik."
Sementara itu, dekan FMIPA, Prof. Astin Lukum, M.Si yang juga turut memberikan sambutan berharap Jurusan ITK terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk menyongsong program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.
Kegiatan yang mengusung tema, "Proyeksi dan Mitigasi Lingkungan Menuju Masyarakat Tangguh Bencana Banjir" ini menghadirkan tiga pemateri, yaitu Dr. Irman Firmansyah, M.Si, Head of System Dynamic Center, Dr. Ing. Agus Maryono, M.Si, Ahli Hidrologi dari Universitas Gadjah Mada dan Muh. Kasim, S.T., M.T, dosen Teknik Geologi yang juga kepala Pusat Studi Kebencanaan LPPM UNG.
Webinar yang dimoderatori oleh Kepala Pusat Studi Lingkungan dan Kependudukan LPPM UNG, Dr. Fitriyane Lihawa, M.Si ini diikuti oleh 453 yang berasal dari berbagai wilayah, dalam dan luar negeri.
Diselenggarakan melalui aplikasi zoom, webinar diakhiri dengan sambutan Ketua Jurusan ITK, FMIPA, Dr. Sunarty Eraku, M.Pd.
In-Between Semester
Final Exam Period for Even Semester