
Gorontalo, 15 Oktober 2026: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim mahasiswa yang berasal dari kolaborasi FMIPA dan Fakultas Kedokteran UNG dinyatakan lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro, melalui skema Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM).
Lolos ke PIMNAS merupakan capaian puncak dalam ekosistem Program Kreativitas Mahasiswa. Tim yang bergabung dalam PIMNAS telah melewati seleksi ketat di tingkat nasional, mulai dari penilaian proposal hingga evaluasi pelaksanaan program.
Tim ini diketuai Nurul Fauziah Sabir (Kedokteran), dengan anggota Siti Muthia Sulaeman, Muhammad Hafizh Afriyad Lamusu, dan Rayhan Ramadhan Ali (ketiganya Kedokteran), serta Amanda Nuraini Putri Zakaria dari Jurusan Ilmu Lingkungan FMIPA UNG. Tim dibimbing oleh dr. Abdi Dzul Ikram Hasanuddin, S.Ked., M.Biomed.
Kolaborasi antara bidang kesehatan dan lingkungan ini menghadirkan pendekatan pengabdian yang menyeluruh. Perspektif medis dan ilmu lingkungan dipadukan agar program berdampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat sasaran.
Tim ini sebelumnya tercatat sebagai salah satu dari dua tim FMIPA UNG yang meraih pendanaan PKM-PM 2026 dari Direktorat Jenderal Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Sains dan Teknologi. Program yang diusung bertajuk HUYULA, yaitu “Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Anak Pesisir Tanjung Kramat melalui Pendekatan Huyula Berbasis Edukasi Interaktif dengan Pemanfaatan Alih Guna Sampah Plastik Pantai.”
Program ini dilaksanakan bersama anak-anak Rumah Pintar di Kelurahan Tanjung Kramat, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. Nilai kearifan lokal Huyula, yang mencerminkan semangat gotong royong masyarakat Gorontalo, diterjemahkan ke dalam tiga pendekatan: Ambu, Ti’ayo, dan Hileiya. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
Melalui program ini, edukasi kebencanaan tidak berhenti pada pemberian materi, tetapi diarahkan menjadi keterampilan yang dapat dipraktikkan. Lingkungan juga ditempatkan sebagai bagian dari upaya membangun ketangguhan masyarakat pesisir.
Dekan FMIPA UNG, Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tim PKM-PM yang lolos ke PIMNAS 39.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan seluruh anggota tim beserta dosen pendamping. Lolos ke PIMNAS bukan capaian yang mudah, karena melalui seleksi ketat di tingkat nasional. Apalagi tim ini merupakan kolaborasi lintas fakultas antara FMIPA dan Fakultas Kedokteran, dan program yang diusung benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat pesisir, khususnya dalam kesiapsiagaan bencana dan kepedulian lingkungan. Ini bukti bahwa semangat pengabdian telah menjadi bagian dari civitas akademika FMIPA UNG.”
Beliau juga berharap tim dapat tampil maksimal di Universitas Diponegoro dan membawa pulang hasil terbaik.
“Kami berpesan agar tim mempersiapkan diri sebaik mungkin dan menikmati prosesnya. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa FMIPA UNG lainnya untuk berani mengusulkan gagasan-gagasan segar yang bermanfaat bagi masyarakat luas, sekaligus mengharumkan nama Universitas Negeri Gorontalo di tingkat nasional.”
Prestasi ini juga mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan FMIPA UNG dan Jurusan Ilmu Lingkungan. Harapannya, capaian ini mendorong semakin banyak mahasiswa mengusulkan gagasan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Tim kini mempersiapkan diri mengikuti PIMNAS 39 di Universitas Diponegoro. Dukungan dan doa dari seluruh civitas akademika diharapkan menyertai perjuangan tim. Dengan semangat “Bismillah Medali PIMNAS 39”, tim berharap dapat membawa pulang medali sekaligus mengharumkan nama UNG di tingkat nasional.
Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Geografi oleh LAMDIK
Onsite Session of International Summer Course 2026
Online Session of International Summer Course 2026
Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK