Tim Mahasiswa Teknik Geologi FMIPA Berdayakan Pemuda Desa Bongongoayu Melalui Kewirausahaan Naratif Digital untuk Promosi Geowisata

Oleh: Nisky Imansyah Yahya . 1 Desember 2025 . 10:32:47

Gorontalo, 1 Desember 2025 – Sebuah program inovatif telah berhasil mentransformasi cara pemuda Desa Bongongoayu dalam mempromosikan potensi geowisata lokal. Tim mahasiswa yang dipimpin oleh Fadhil Syafiq Sahabuddin melalui Program Kreativitas Mahasiswa skema Pemberdayaan Masyarakat (PKM-PM) meluncurkan program "Dengar Alam Bernyanyi: Penggemaan Kewirausahaan Naratif Digital Sebagai Model Pemberdayaan Pemuda Dalam Pemanfaatan Potensi Geowisata".

Program ini berhasil memberdayakan Karang Taruna Desa Bongongoayu untuk mengelola promosi wisata secara digital mandiri, dengan hasil nyata berupa akun Instagram @dengaralambernyanyi yang telah mencapai 45.696 tayangan dari 36 unggahan konten.

"Dengar Alam Bernyanyi" merupakan program pemberdayaan komprehensif yang menggabungkan kewirausahaan naratif dengan pemasaran digital untuk mengoptimalkan potensi geowisata dan agribisnis lokal. Program ini dirancang dalam tiga fase strategis yang melibatkan pelatihan intensif, praktik lapangan, hingga evaluasi partisipatif. "Kami ingin mengubah cara pemuda desa memandang aset lokal mereka. Bukan sekadar tempat wisata, tetapi cerita yang bisa dijual dan dipromosikan secara digital," ujar Fadhil Syafiq Sahabuddin, Ketua Tim.

Tim Pelaksana Program ini dikerjakan oleh tim mahasiswa berbakat di bawah bimbingan dosen pendamping:

  • Ketua Tim: Fadhil Syafiq Sahabuddin
  • Anggota Tim: Moh. Brilian Bangki, Fatih Farhat Sjarif, Akmal Fauzi Lubis Dicky Rahmansyah
  • Dosen Pendamping:: Yulin Podungge, S.T., M.T.

Tiga Fase PelaksanaanProgram dilaksanakan melalui tiga fase strategis dengan total rata-rata 15 peserta aktif dari Karang Taruna:

Fase 1: "Simpan Gawaimu, Hirup Dunia". Fase penguatan kapasitas dan storytelling yang terdiri dari:

  • Sosialisasi dan penguatan kapasitas Karang Taruna melalui Focus Group Discussion (FGD)
  • Lokakarya Pengembangan Narasi Wisata dengan tiga sesi interaktif: pengantar kewirausahaan naratif (30 menit), teknik menggali cerita aset lokal (60 menit), dan praktik menyusun alur pemanduan wisata menggunakan konsep The Hero's Journey (90 menit)
  • Pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta

Fase 2: "Dengar Alam Bernyanyi". Fase pelatihan pemasaran digital dan produksi konten, mencakup:

  • Lokakarya pemasaran digital selama 180 menit dengan empat sesi: branding digital, teknik fotografi dan videografi menggunakan gawai, copywriting yang memikat, serta penyuntingan konten menggunakan Canva dan CapCut
  • Praktik produksi konten terpandu di lokasi wisata
  • Peluncuran dan aktivasi akun Instagram @dengaralambernyanyi sebagai kanal promosi digital desa

Fase 3: "Bila Kau Jaga Aku, Ku Jaga Kau Kembali". Fase validasi dan keberlanjutan program:

  • Simulasi dan uji coba tur geowisata yang dipandu anggota Karang Taruna
  • Evaluasi partisipatif untuk penyempurnaan buku saku
  • Serah terima program kepada komunitas

Luaran ProgramProgram "Dengar Alam Bernyanyi" menghasilkan tiga luaran utama yang berdampak signifikan:

  1. Komunitas GEMA Karang TarunaTerbentuknya komunitas terstruktur yang mampu mengelola promosi wisata digital secara mandiri dan berkelanjutan.
  2. Laporan Akhir ProgramDokumentasi lengkap pelaksanaan program yang tersusun sistematis, termasuk Term of Reference (TOR), Standard Operating Procedure (SOP), serta instrumen pre-test dan post-test yang dapat diakses melalui QR code untuk transparansi dan replikasi program.
  3. Buku Pedoman Mitra"Dengar Alam Bernyanyi: Buku Saku Komunitas untuk Bercerita dan Berpromosi Digital – Edisi Bongongoayu" tersedia dalam versi cetak dan digital (e-book) yang dapat diakses publik melalui QR code untuk memperluas dampak program.

Dampak Nyata yang TerukurProgram ini telah menghasilkan dampak konkret yang dapat diukur:

  • Akun Instagram @dengaralambernyanyi mencapai 45.696 total tayangan dari 36 unggahan konten
  • Rata-rata 2.000 tayangan per konten dengan capaian tertinggi 4.000 tayangan
  • 158 pengikut dengan audiens dominan berusia 18-24 tahun dan pertumbuhan konsisten setiap minggu
  • Tingkat kehadiran peserta tinggi di seluruh fase menunjukkan antusiasme dan komitmen mitra
  • Peningkatan pemahaman peserta terhadap digital storytelling dan promosi wisata yang terukur melalui pre-test dan post-test

Keberlanjutan ProgramProgram ini dirancang dengan prinsip keberlanjutan. Karang Taruna Desa Bongongoayu kini memiliki kapasitas penuh untuk mengelola promosi digital secara mandiri, didukung oleh buku pedoman komprehensif dan struktur komunitas yang solid.

Dosen Pendamping, Yulin Podungge, S.T., M.T., menyatakan apresiasinya. "Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan sejati bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat. Pemuda Desa Bongongoayu kini memiliki keterampilan digital marketing yang applicable dan terukur."

Program Kreativitas Mahasiswa skema Pemberdayaan Masyarakat (PKM-PM) adalah program yang mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan, dengan fokus pada transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas lokal.

Agenda

21 - 27 Juli 2026

International Summer Course 2026

Onsite Session of International Summer Course 2026

6 - 9 Juli 2026

International Summer Course 2026

Online Session of International Summer Course 2026

4 - 5 Juni 2026

Asesmen Lapangan untuk Prodi Pendidikan Fisika

Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK

7 Mei 2026

UPA BK Goes to Faculty

Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG