
Gorontalo – Januari 2026. Penelitian oleh Tim Peneliti lintas bidang UNG (Dr. Yuszda Salimi, S.Si, M.Si; Robert Tungadi, Ahmad Kadir Kilo dan Siti Aisa Liputo) dan telah dipublikasikan pada jurnal internasional Trends in Sciences tahun 2025. Penelitian terbaru dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membuka peluang strategis bagi pengembangan industri minyak sacha inchi berbasis sumber daya lokal sebagai bagian dari penguatan pangan fungsional dan nutraseutikal nasional.
Penelitian ini menegaskan bahwa metode hydraulic press merupakan teknologi ekstraksi paling tepat untuk menghasilkan minyak sacha inchi berkualitas tinggi, dengan kandungan omega-3 yang unggul, stabilitas oksidatif yang baik, serta bebas pelarut kimia
Arah Kebijakan: Dari Riset ke IndustriHasil penelitian menunjukkan bahwa minyak sacha inchi yang diekstraksi secara mekanik memiliki kualitas nutrisi lebih baik dibandingkan metode ekstraksi kimia, meskipun dengan rendemen lebih rendah. Temuan ini memberikan dasar ilmiah penting bagi perumusan kebijakan hilirisasi berbasis kualitas produk, bukan semata kuantitas.
Pendekatan ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong:
Sacha inchi, dengan rasio omega-3 dan omega-6 yang seimbang, dinilai berpotensi menjadi alternatif minyak nabati strategis untuk sektor pangan, kesehatan, dan kosmetik.
Hilirisasi Tanpa Limbah: Nilai Tambah dari Ampas Produksi
Penelitian ini juga menyoroti potensi besar ampas biji sacha inchi (press cake) sebagai produk turunan bernilai ekonomi. Ampas hasil hydraulic press terbukti mengandung protein tinggi, serat, antioksidan kuat, dan asam amino esensial lengkap, sehingga sangat potensial dikembangkan menjadi:
Pendekatan ini mendukung konsep industri hijau dan zero-waste, di mana seluruh bagian bahan baku dimanfaatkan secara optimal.
Implikasi bagi Pemerintah dan Pelaku Industri. Berdasarkan temuan ini, tim peneliti merekomendasikan:
“Hydraulic press merupakan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan menghasilkan produk bernilai tinggi, sehingga cocok untuk pengembangan industri sacha inchi berbasis kualitas,” tulis tim peneliti.
Peluang Strategis untuk Gorontalo
Sebagai daerah yang telah membudidayakan sacha inchi khususnya di desa Tabongo Timur, Gorontalo tim peneliti telah mengimplementasikan hasil penelitian untuk Pemberdayaan Desa Tabongo Timur sebagai Binaan UNG sehingga memiliki peluang besar menjadi sentra pengembangan minyak nabati fungsional nasional. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, sacha inchi dapat berkontribusi pada peningkatan nilai tambah komoditas lokal, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi daerah.
Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah, kementerian terkait, dan pelaku industri dalam merancang strategi hilirisasi berbasis sains, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK
Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG
Kunjungan UPA Bahasa ke Fakultas MIPA UNG
Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BLU UNG di Fakultas MIPA