
Gorontalo, 30 Maret 2026 — Program Hibah Kecil GEF atau GEF Small Grants Programme (SGP) Indonesia Fase 7 memasuki tahap akhir yang krusial. Pada Senin, 30 Maret 2026, diselenggarakan kegiatan Terminal Evaluation (TE) berupa wawancara mendalam dan Diskusi Kelompok Terarah (FGD) yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan program. Kegiatan dilaksanakan secara hibrid — tatap muka di Ruangan Head Meeting Fakultas MIPA, Kampus 4 UNG, Kabupaten Bone Bolango — sekaligus daring melalui Zoom Meeting, berlangsung pukul 10.00–11.30 WITA.
Fase Operasional Ketujuh GEF Small Grants Programme di Indonesia dirancang untuk memberdayakan masyarakat dan organisasi di zona penyangga Suaka Margasatwa (SM) Nantu dan kawasan sekitar Taman Hutan Raya (Tahura) B.J. Habibie. Program ini berfokus pada aksi kolektif melalui perencanaan lanskap partisipatif guna meningkatkan resiliensi sosial-ekologis masyarakat sekaligus menghasilkan manfaat lingkungan global yang terukur.
Sesuai protokol UNDP dan GEF, Terminal Evaluation wajib dilaksanakan di penghujung program untuk menilai secara independen capaian, dampak, dan potensi keberlanjutan seluruh kegiatan yang telah dijalankan. Evaluasi ini dipimpin oleh Mr. Giacomo Morelli selaku Evaluator Internasional Utama, dan Dr. Wishnu Sukmantoro sebagai Evaluator Nasional.
Unsur Peserta yang Hadir. Kegiatan Terminal Evaluation ini dihadiri oleh representasi lintas sektor yang mencerminkan luasnya jangkauan program GEF SGP Fase 7 di Gorontalo:
Fokus dan Tujuan Evaluasi Terminal Melalui metode wawancara kualitatif dan FGD, evaluasi ini bertujuan untuk:
Topik-topik kunci yang dibahas mencakup kontribusi hibah terhadap kebutuhan spesifik komunitas, keterampilan baru yang diperoleh masyarakat (seperti agroforestri dan pemasaran produk gula aren), peran kelompok perempuan dan kelompok rentan, perubahan kondisi ekologis di wilayah program, serta rencana keberlanjutan kelompok dalam tiga tahun ke depan tanpa pendanaan tambahan.
"Terminal Evaluation ini adalah momen penting untuk bersama-sama merefleksikan perjalanan program GEF SGP Fase 7 di Gorontalo. Kami ingin mendengar langsung dari masyarakat, mitra, dan pemerintah sejauh mana program ini benar-benar berdampak, dan bagaimana hasil-hasilnya dapat terus hidup setelah program berakhir." Sidi Rana Menggala, Ph.D., Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia
Kegiatan Terminal Evaluation ini diinisiasi dan dikoordinasikan oleh PKEPKL (Pusat Kajian dan Pengembangan Lingkungan Hidup) yang dipimpin oleh Abubakar Sidik Katili selaku Direktur PKEPKL, dengan dukungan penuh dari GEF SGP Indonesia di bawah koordinasi UNDP.
Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK
Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG
Kunjungan UPA Bahasa ke Fakultas MIPA UNG
Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BLU UNG di Fakultas MIPA