Power Couple Academia: Dua Profesor UNG Raih Gelar Guru Besar Bersamaan

Oleh: Nisky Imansyah Yahya . 27 Juni 2025 . 07:38:30

Gorontalo - Momen bersejarah terjadi di kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ketika sepasang suami istri, Prof. Dr. Dewi Wahyuni K. Baderan, S.Pd., M.Si. dan Prof. Dr. Sukirman Rahim, S.Pd., M.Si., secara resmi disahkan sebagai Guru Besar dalam rumpun Ekologi Lingkungan dan Ilmu Lingkungan. Pengukuhan yang berlangsung pada Selasa (24/06/2025) ini menjadi sorotan karena keduanya merupakan akademisi couple goals yang berhasil meraih puncak karier secara bersamaan.

Mangrove sebagai Guardian EkosistemProf. Dewi membawakan orasi ilmiah dengan tema "Mangrove: Harmoni Ekosistem untuk Keberlanjutan Lingkungan Pesisir Gorontalo". Dalam presentasinya, ia mengulas urgensi perlindungan ekosistem mangrove yang kini menghadapi ancaman serius dari deforestasi dan konversi lahan.

"Mangrove adalah guardian sejati bagi ekosistem pesisir kita. Kehilangan mangrove sama dengan kehilangan shield alami yang melindungi komunitas pesisir dari berbagai ancaman lingkungan," tegas Prof. Dewi dalam orasinya yang mendapat apresiasi tinggi dari audiens.

Konservasi Berbasis Community EmpowermentDi sisi lain, Prof. Sukirman menghadirkan perspektif fresh dalam orasi bertema konservasi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Ia menekankan pentingnya strategi konservasi yang tidak top-down, melainkan melibatkan participatory approach dengan memberdayakan masyarakat lokal.

"Era konservasi modern membutuhkan collaborative governance. Tanpa buy-in dari masyarakat lokal, upaya konservasi hanya akan menjadi castle in the air," ungkap Prof. Sukirman yang dikenal sebagai peneliti dengan pendekatan human-centered.

Academic Excellence Meets Family GoalsKeunikan pengukuhan ini terletak pada fakta bahwa keduanya adalah life partners yang berhasil membangun academic journey secara parallel. Fenomena ini cukup rare dalam dunia akademik Indonesia, di mana sering kali salah satu pasangan harus berkompromi dengan karier demi mendukung yang lainnya.

Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok, ST., M.T., dalam remarks-nya menyampaikan appreciation yang mendalam. "Prof. Dewi dan Prof. Sukirman adalah living proof bahwa excellence dalam akademik bisa sejalan dengan harmoni keluarga. Mereka adalah role model yang menginspirasi generasi akademisi muda bahwa work-life integration adalah achievable," kata Prof. Eduart.

Momentum untuk Impact yang Lebih BesarPengukuhan ini dipandang sebagai starting point untuk kontribusi yang lebih massive dalam addressing environmental challenges di Gorontalo. Dengan expertise yang complementary - Prof. Dewi fokus pada marine ecosystem sementara Prof. Sukirman pada terrestrial conservation - keduanya diharapkan dapat menciptakan sinergy yang powerful.

"Ini bukan finish line, tapi justru new beginning untuk membawa UNG sebagai center of excellence dalam environmental studies di Indonesia Timur," tutup Prof. Eduart optimis.

Event pengukuhan yang dihadiri oleh 11 Guru Besar ini menjadi milestone penting bagi UNG dalam memperkuat posisinya sebagai leading university dalam bidang environmental sciences di kawasan Indonesia Timur.

Agenda

4 - 5 Juni 2026

Asesmen Lapangan untuk Prodi Pendidikan Fisika

Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK

7 Mei 2026

UPA BK Goes to Faculty

Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG

6 Mei 2026

UPA Bahasa Goes to Faculty

Kunjungan UPA Bahasa ke Fakultas MIPA UNG

5 Mei 2026

Kunjungan Dewan Pengawas BLU UNG

Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BLU UNG di Fakultas MIPA