Mahasiswa Teknik Geologi FMIPA UNG Bersiap Untuk Kompetisi Debat Mahasiswa Nasional 2025

Oleh: Nisky Imansyah Yahya . 20 Oktober 2025 . 11:05:30

Gorontalo, 20 Oktober 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo menorehkan prestasi membanggakan di ajang Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2025. Dicky Rahmansyah S. Tone, mahasiswa Program Studi Teknik Geologi FMIPA UNG, bersama timnya berhasil meraih penghargaan sebagai Tim Terbaik 2 dalam KDMI Tingkat Wilayah LLDIKTI XVI dan lolos ke babak nasional yang diselenggarakan di Purwokerto, Jawa Tengah, pada 20-25 Oktober 2025.

Perjalanan Menuju Tingkat NasionalTim yang beranggotakan Dicky Rahmansyah S. Tone (FMIPA - Teknik Geologi) dan Siti Fadilah Utiarahman (FIP - Psikologi) berhasil melewati seleksi ketat di tingkat perguruan tinggi dan meraih peringkat kedua terbaik di tingkat wilayah LLDIKTI XVI. Pencapaian ini membuka jalan mereka untuk berkompetisi bersama 196 tim dari 129 perguruan tinggi terbaik di seluruh Indonesia.

"Ini adalah pengalaman luar biasa bagi kami. Proses seleksi yang ketat di tingkat wilayah telah menempa kemampuan kami dalam berargumentasi dan berpikir kritis. Meraih Tim Terbaik 2 di wilayah memberikan motivasi besar untuk memberikan yang terbaik di tingkat nasional," ungkap Dicky.

Kompetisi Bergengsi Tingkat NasionalKDMI 2025 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bekerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini mempertemukan 588 mahasiswa terpilih dari seluruh Indonesia. Kompetisi berlangsung selama enam hari di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Purwokerto.

Sebagai mahasiswa Teknik Geologi, Dicky membawa perspektif unik dalam setiap argumentasi yang dibangunnya. Latar belakang keilmuan sains membuatnya mampu menganalisis isu-isu debat dengan pendekatan sistematis dan berbasis data.

Lebih dari Sekadar KompetisiSukino, Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti, menekankan bahwa KDMI bukan sekadar ajang kompetisi. "Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan yang tidak selalu diperoleh di bangku kuliah. Melalui KDMI, kami berharap lahir generasi muda yang kritis, kreatif, komunikatif, dan mampu menjadi agen perubahan dengan gagasan yang membangun," jelasnya.

Bagi Dicky, kompetisi ini memberikan pembelajaran berharga dalam memahami berbagai perspektif, menumbuhkan toleransi, dan mengasah kemampuan berpikir reflektif terhadap isu-isu aktual. "Bertemu dengan debater terbaik dari berbagai daerah membuka wawasan saya bahwa Indonesia memiliki generasi muda yang luar biasa cerdas dan kritis," tambahnya.

Kolaborasi Lintas Disiplin IlmuKeberhasilan tim ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu. Perpaduan antara perspektif sains dari Teknik Geologi dan sudut pandang sosial dari Psikologi menciptakan argumentasi yang komprehensif dan seimbang dalam setiap putaran debat.

"Kerja sama tim yang solid dan kemampuan menggabungkan berbagai perspektif keilmuan menjadi kunci kesuksesan kami. Ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas bidang menghasilkan solusi yang lebih holistik," ujar Dicky.

Apresiasi dari Dekan FMIPA UNGProf. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si., Dekan FMIPA UNG, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi gemilang yang diraih. "Kami sangat bangga dengan pencapaian luar biasa Dicky dan tim. Meraih Tim Terbaik 2 di tingkat wilayah dan lolos ke nasional adalah bukti nyata bahwa mahasiswa FMIPA UNG tidak hanya unggul dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, dan daya saing yang tinggi di level nasional," tegas Prof. Fitryane.

Beliau menambahkan bahwa prestasi ini sejalan dengan visi FMIPA UNG dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik dan soft skills yang mumpuni. "Kami berkomitmen terus mendukung mahasiswa untuk aktif dalam kompetisi-kompetisi bergengsi yang mengembangkan karakter dan kemampuan mereka," lanjutnya.

Representasi Gorontalo di Kancah NasionalPrestasi Dicky dan Siti Fadilah juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gorontalo. Mereka membawa nama baik daerah dan menunjukkan bahwa mahasiswa dari Gorontalo mampu bersaing sejajar dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, dalam pembukaan kompetisi menyatakan keyakinannya bahwa peserta KDMI adalah generasi unggul yang siap mengisi Indonesia Emas 2045. "Saya yakin peserta KDMI adalah generasi unggul yang siap mengisi Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Inspirasi untuk Mahasiswa LainnyaDicky berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa FMIPA UNG dan mahasiswa dari Gorontalo pada umumnya untuk terus berani bermimpi dan berkompetisi di level yang lebih tinggi.

"Jangan pernah ragu dengan kemampuan kita. Mahasiswa dari daerah pun bisa bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Yang penting adalah kemauan untuk terus belajar, berlatih, dan tidak menyerah," pesan Dicky.

FMIPA UNG menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi dan mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi prestisius sebagai bagian dari pembentukan karakter unggul dan berdaya saing global.

Agenda

4 - 5 Juni 2026

Asesmen Lapangan untuk Prodi Pendidikan Fisika

Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK

7 Mei 2026

UPA BK Goes to Faculty

Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG

6 Mei 2026

UPA Bahasa Goes to Faculty

Kunjungan UPA Bahasa ke Fakultas MIPA UNG

5 Mei 2026

Kunjungan Dewan Pengawas BLU UNG

Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BLU UNG di Fakultas MIPA