Mahasiswa FMIPA UNG Jadikan Benteng Otanaha Sebagai Media Pembelajaran Etnomatematika: Inovasi Penguatan Identitas Budaya dan Literasi Matematika

Oleh: Nisky Imansyah Yahya . 25 Oktober 2025 . 12:54:12

Gorontalo, 26 Oktober 2025 – Tim mahasiswa Program Studi Matematika FMIPA Universitas Negeri Gorontalo menghadirkan inovasi pembelajaran yang menghubungkan warisan sejarah dengan pendidikan matematika melalui riset "Benteng Otanaha sebagai Media Pembelajaran Etnomatematika untuk Penguatan Identitas Budaya dan Literasi Matematika". Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) ini bertujuan mengeksplorasi potensi situs bersejarah Benteng Otanaha sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi matematika sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Benteng Otanaha, salah satu ikon bersejarah Gorontalo yang dibangun pada abad ke-16, tidak hanya menyimpan nilai sejarah dan budaya yang tinggi, tetapi juga mengandung konsep-konsep matematika yang dapat dieksplorasi. Arsitektur benteng, pola konstruksi, sistem pertahanan, hingga tata letak bangunan memiliki prinsip-prinsip geometri, pengukuran, dan perhitungan matematis yang dapat dijadikan konteks pembelajaran bermakna.

Pendekatan etnomatematika ini memungkinkan siswa belajar matematika melalui konteks budaya yang familiar dan bermakna, sehingga pembelajaran tidak lagi abstrak tetapi terhubung dengan kehidupan nyata dan identitas lokal mereka.

Tim dan Pendampingan Riset ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari:

  • Fatur Rahman Dusi (411423031) - Ketua
  • Rahmat Ibrahim (411423042)
  • Dahlia Hunawa (411423004)
  • Deasy Nur Aisya Budiono (411423018)
  • Sitriyani Halubangga (411424048)

Di bawah bimbingan Bertu Rianto Takaendengan, S.Pd., M.Pd. sebagai Dosen Pendamping, tim berkomitmen menghasilkan riset yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal.

Program yang Telah Dikerjakan:

  • Observasi Benteng OtanahaTim melakukan pengamatan langsung terhadap struktur, arsitektur, dan elemen-elemen matematis yang terdapat pada Benteng Otanaha. Observasi ini menjadi dasar untuk mengidentifikasi konsep-konsep matematika yang dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran.
  • Wawancara dengan Pengelola BentengPengumpulan data sejarah, informasi arsitektur, dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Benteng Otanaha melalui narasumber yang kompeten, memberikan perspektif komprehensif tentang potensi edukatif situs bersejarah ini.
  • Wawancara dengan Guru MatematikaMengeksplorasi kebutuhan dan tantangan pembelajaran matematika di sekolah, serta mengidentifikasi bagaimana media berbasis etnomatematika dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap matematika.

 

Program yang Akan Dikerjakan:

  • Pembuatan E-Book Etnomatematika Benteng OtanahaPengembangan buku digital interaktif yang memuat materi pembelajaran matematika dengan konteks Benteng Otanaha, dilengkapi dengan ilustrasi, foto, dan aktivitas pembelajaran yang menarik.
  • Penyusunan Artikel IlmiahDokumentasi hasil riset dalam bentuk artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan di jurnal atau prosiding seminar, memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang etnomatematika dan pendidikan matematika.
  • Pembuatan Laporan AkhirDokumentasi komprehensif seluruh proses riset, temuan, analisis, dan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut.

Keunggulan dan Dampak

  • Pembelajaran Kontekstual dan BermaknaSiswa belajar matematika melalui konteks budaya yang familiar, membuat konsep abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami.
  • Penguatan Identitas BudayaMemperkenalkan generasi muda pada warisan sejarah dan budaya lokal, menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab untuk melestarikan.
  • Integrasi Pendidikan dan PariwisataMembuka peluang pengembangan wisata edukatif yang menggabungkan pembelajaran dengan kunjungan ke situs bersejarah.
  • Inovasi Pembelajaran MatematikaMemberikan alternatif pendekatan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif, berpotensi meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika siswa.
  • Pelestarian Warisan BudayaMemberikan dimensi baru pada upaya pelestarian Benteng Otanaha melalui pemanfaatan edukatif yang berkelanjutan.

Tim riset berharap hasil kajian ini dapat menjadi model pembelajaran etnomatematika yang dapat direplikasi untuk situs-situs bersejarah lainnya di Indonesia. Dengan menghubungkan pendidikan matematika dengan kearifan lokal, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan dengan kehidupan siswa.

"Benteng Otanaha bukan hanya monumen sejarah, tetapi juga sumber pembelajaran yang kaya. Melalui riset ini, kami ingin membuktikan bahwa matematika ada di sekitar kita, termasuk dalam warisan budaya yang kita miliki. Harapannya, siswa tidak hanya belajar matematika, tetapi juga mencintai budaya dan sejarah mereka," ungkap ketua tim, Fatur Rahman Dusi.

Agenda

4 - 5 Juni 2026

Asesmen Lapangan untuk Prodi Pendidikan Fisika

Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK

7 Mei 2026

UPA BK Goes to Faculty

Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG

6 Mei 2026

UPA Bahasa Goes to Faculty

Kunjungan UPA Bahasa ke Fakultas MIPA UNG

5 Mei 2026

Kunjungan Dewan Pengawas BLU UNG

Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BLU UNG di Fakultas MIPA