Mahasiswa FMIPA Kembangkan AR-Math Journey: Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Augmented Reality untuk Siswa Tunagrahita di SLBN Kota Gorontalo

Oleh: Nisky Imansyah Yahya . 25 Oktober 2025 . 21:00:04

Gorontalo, 26 Oktober 2025 – Tim mahasiswa Program Studi Matematika FMIPA Universitas Negeri Gorontalo menghadirkan terobosan pembelajaran inklusif melalui "AR-Math Journey: Petualangan Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Matematika Kontekstual pada Anak Tunagrahita di SLBN Kota Gorontalo". Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) ini mengintegrasikan teknologi Augmented Reality (AR) untuk membantu siswa tunagrahita kelas IV memahami konsep bilangan cacah dengan cara yang lebih konkret, interaktif, dan menyenangkan.

Latar Belakang Tantangan Pembelajaran Matematika bagi Siswa Tunagrahita. Berdasarkan observasi awal di SLB Negeri Kota Gorontalo, siswa tunagrahita kelas IV menghadapi kendala signifikan dalam memahami konsep matematika dasar, khususnya pengenalan bilangan. Sebagian besar siswa hanya mampu mengenal bilangan 0-20, bahkan hanya 1-2 orang yang dapat menghitung hingga angka 50. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif, konkret, dan sesuai dengan karakteristik belajar mereka.

Siswa tunagrahita memerlukan media pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu mengkonkretkan konsep abstrak matematika melalui representasi visual dan pengalaman belajar yang interaktif. Di sinilah teknologi Augmented Reality hadir sebagai solusi inovatif yang menjembatani kesenjangan pemahaman tersebut.

Tim dan PendampinganProgram ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Aldo Ilolinga (411424026) - Ketua, Annisa Maharani (411424036), Siti Sarah A Yuluse (411424061), Salsabila Ntuna (411424045) dan Fatmah Yasin (411424028). Di bawah bimbingan Nisky Imansyah Yahya, S.Pd., M.Si. sebagai Dosen Pendamping, tim berkomitmen menciptakan solusi pembelajaran yang inklusif dan berbasis teknologi untuk mendukung pendidikan anak berkebutuhan khusus.

Program yang Telah Dikerjakan:

  • Kunjungan dan Observasi Awal di SLBN Kota GorontaloTim melakukan observasi langsung terhadap proses pembelajaran matematika siswa tunagrahita kelas IV, mengidentifikasi permasalahan spesifik dalam pemahaman konsep bilangan, dan menganalisis kebutuhan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa.
  • Pembuatan Akun Media SosialPlatform digital telah dibuat sebagai sarana dokumentasi pengerjaan proyek, diseminasi program kepada masyarakat luas, serta memenuhi luaran wajib skema PKM-PM.
  • Penyusunan Materi PembelajaranPengembangan konten materi bilangan cacah yang disesuaikan dengan kemampuan kognitif siswa tunagrahita, dirancang khusus untuk diintegrasikan dalam modul pembelajaran berbasis Augmented Reality.

Program yang Akan Dikerjakan:

  • Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis ARPengembangan modul pembelajaran interaktif yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality untuk menampilkan bilangan cacah dalam bentuk visual tiga dimensi, disertai animasi, warna menarik, dan audio yang mendukung pemahaman konsep secara konkret.
  • Penerapan dan Distribusi Media PembelajaranImplementasi media AR kepada siswa tunagrahita kelas IV SLBN Kota Gorontalo, disertai pendampingan penggunaan dan monitoring proses pembelajaran.
  • Evaluasi dan Uji Kelayakan MediaValidasi media pembelajaran oleh ahli media dan guru pendamping khusus, serta evaluasi efektivitas media dalam meningkatkan pemahaman konsep bilangan cacah siswa tunagrahita.
  • Penyusunan Laporan AkhirDokumentasi komprehensif seluruh proses pengembangan, implementasi, dan hasil evaluasi program sebagai bentuk pertanggungjawaban dan bahan referensi pengembangan lebih lanjut.

Keunggulan Teknologi Augmented Reality untuk Siswa Tunagrahita

  • Pembelajaran Konkret dan VisualAR menampilkan bilangan dalam bentuk objek tiga dimensi yang dapat diamati dan berinteraksi, mengubah simbol abstrak menjadi representasi nyata yang lebih mudah dipahami.
  • Meningkatkan Fokus dan MotivasiTampilan visual yang berwarna, bergerak, dan disertai audio menarik perhatian siswa yang cenderung mudah kehilangan fokus, membuat pembelajaran menjadi lebih engaging.
  • Pembelajaran Bertahap dan AdaptifMedia AR dapat disesuaikan dengan kemampuan individual siswa, memungkinkan pembelajaran yang lebih personal dan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing.
  • Interaktif dan MenyenangkanElemen gamifikasi dalam AR menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, mengurangi tekanan dan kecemasan dalam belajar matematika.
  • Mendukung Pendidikan InklusifSejalan dengan prinsip Merdeka Belajar dan pendidikan inklusif, media AR memberikan kesempatan yang sama bagi siswa berkebutuhan khusus untuk mengakses pembelajaran berkualitas dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Tim AR-Math Journey berharap media pembelajaran ini dapat menjadi model pembelajaran inklusif yang dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah luar biasa lainnya di Indonesia. Dengan teknologi AR, pembelajaran matematika bagi siswa tunagrahita tidak lagi menjadi momok, tetapi petualangan yang menyenangkan dan bermakna.

"Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui AR-Math Journey, kami ingin membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan untuk membuka peluang belajar yang lebih luas bagi siswa tunagrahita. Harapan kami, media ini dapat membantu mereka memahami matematika dengan lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri mereka," ungkap Aldo Ilolinga, ketua tim.

Mitra Program SLB Negeri Kota Gorontalo sebagai mitra program, memberikan kesempatan bagi tim untuk mengimplementasikan dan menguji efektivitas media pembelajaran AR yang dikembangkan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran matematika bagi siswa berkebutuhan khusus.

Agenda

4 - 5 Juni 2026

Asesmen Lapangan untuk Prodi Pendidikan Fisika

Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK

7 Mei 2026

UPA BK Goes to Faculty

Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG

6 Mei 2026

UPA Bahasa Goes to Faculty

Kunjungan UPA Bahasa ke Fakultas MIPA UNG

5 Mei 2026

Kunjungan Dewan Pengawas BLU UNG

Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BLU UNG di Fakultas MIPA