
Gorontalo, Januari 2026 — Tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berhasil mengungkap karakteristik batuan karbonat Tersier di Kawasan Pesisir Teluk Tomini yang dinilai memiliki nilai strategis untuk mendukung percepatan pembangunan wilayah pesisir. Penelitian ini dilaksanakan melalui skema Riset Akselerasi Kolaborasi Perguruan Tinggi Tahun 2025.
Penelitian berjudul “Analisis Karakteristik Batuan Karbonat Tersier di Kawasan Pesisir Teluk Tomini dalam Mendukung Percepatan Pembangunan” dipimpin oleh Ronal Hutagalung, S.T., M.T., bersama Dr. Aang Panji Permana, S.T., M.T., Moh. Rizki Aditya Kandouw, S.T., dan melibatkan mahasiswa Teknik Geologi UNG.Kawasan Teluk Tomini, khususnya wilayah pesisir Gorontalo, diketahui memiliki kondisi geologi dan tektonik yang kompleks akibat pengaruh sesar aktif dan proses ekstensional. Namun demikian, potensi batuan karbonat di wilayah ini selama ini belum dikaji secara detail, padahal batuan karbonat memiliki nilai ekonomi penting sebagai bahan baku konstruksi, industri kimia, metalurgi, serta berperan dalam pengembangan wilayah.
Penelitian ini dilakukan melalui survei geologi lapangan, analisis geomorfologi dan struktur geologi, serta analisis petrologi, petrografi, dan geokimia X-Ray Fluorescence (XRF). Hasil penelitian mengidentifikasi dua satuan utama batuan karbonat, yaitu batugamping boundstone dan batugamping wackestone.Batugamping boundstone dicirikan oleh kandungan kalsium karbonat sangat tinggi, kemurnian karbonat yang baik, serta struktur masif yang terbentuk dari kerangka organisme terumbu. Sementara itu, batugamping wackestone menunjukkan kandungan karbonat yang masih tinggi, namun bercampur material silisiklastik seperti kuarsa dan lempung, sehingga diklasifikasikan sebagai batugamping kotor (marly limestone).
Analisis geokimia menunjukkan bahwa variasi komposisi kimia tersebut mencerminkan perbedaan lingkungan pengendapan, mulai dari laut dangkal yang relatif bersih hingga lingkungan karbonat yang dipengaruhi suplai material daratan. Temuan ini memberikan informasi penting mengenai geodiversity kawasan pesisir Teluk Tomini.
Menurut tim peneliti, hasil penelitian ini dapat menjadi data dasar geologi dalam perencanaan pembangunan wilayah pesisir, penataan ruang, serta pemanfaatan sumber daya geologi secara berkelanjutan. Penelitian ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan RPJMN 2025–2029, khususnya dalam mendorong kemandirian bangsa dan pembangunan berbasis potensi lokal.
Sebagai luaran, penelitian ini telah menghasilkan artikel jurnal nasional terakreditasi (Sinta) yang saat ini dalam proses review, serta produk desain luaran. Kedepan, penelitian akan dikembangkan untuk kajian konservasi geologi batuan karbonat di Kawasan Pesisir Teluk Tomini.
Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK
Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG
Kunjungan UPA Bahasa ke Fakultas MIPA UNG
Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BLU UNG di Fakultas MIPA