
Boalemo, Desember 2025 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo kembali menunjukkan perannya dalam mendukung pembangunan daerah melalui keahlian akademik. Dr. Eng. Sri Maryati, S.Si, dosen Program Studi Pendidikan Geografi FMIPA UNG, menjadi narasumber utama dalam Workshop Penyusunan Data Spasial dan Simpul Jaringan Kabupaten Boalemo Tahun 2025 yang digelar pada Rabu, 26 November 2025.
Workshop ini dirancang sebagai sesi kerja intensif untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pengelolaan data geospasial. Para peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Boalemo diajak memahami teknik kurasi data spasial, standar metadata, hingga mekanisme berbagi pakai melalui Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN).
Dalam pemaparannya, Dr. Eng. Sri Maryati, S.Si, pakar sistem informasi geografis dan tata kelola data spasial, menekankan bahwa pengelolaan data spasial yang terintegrasi merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang efektif, transparan, dan berkelanjutan. "Tanpa data yang rapi dan berbicara dengan bahasa yang sama, koordinasi antarinstansi bisa berjalan pincang," ujarnya, sembari memperlihatkan beberapa contoh kasus perencanaan yang gagal akibat data yang tidak sinkron.
Sesi praktik dalam workshop ini mendapat respons antusias dari peserta. Mereka diajak langsung memeriksa kualitas layer peta, mengecek akurasi koordinat, dan menilai konsistensi format data yang selama ini digunakan masing-masing OPD. Dr. Sri menjelaskan materi dengan gaya yang lugas namun bersahabat, membantu peserta memahami tantangan teknis dalam pengelolaan data spasial.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi Kabupaten Boalemo untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang geospasial. Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar penyusunan simpul jaringan resmi dapat selesai sesuai target tahun 2025, sehingga pemanfaatan data spasial dapat mendukung program prioritas seperti perencanaan ruang, mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya alam, serta peningkatan layanan publik berbasis peta.
"Boalemo punya potensi besar, tinggal bagaimana kita menata informasinya agar mudah dianalisis dan mudah dibagikan," begitu Dr. Sri menegaskan dalam sesi diskusi.
Dekan FMIPA UNG menyampaikan apresiasi atas kontribusi dosen dalam mendukung pembangunan daerah. "Kehadiran dosen FMIPA sebagai narasumber dalam kegiatan pemerintah daerah menunjukkan komitmen kami dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Keahlian yang dimiliki dosen harus dapat dimanfaatkan untuk kemajuan daerah," ujarnya.
Menjelang penutupan, peserta sepakat bahwa workshop ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata menuju tata kelola data yang lebih modern dan transparan. Dengan semangat kolaborasi, kegiatan diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan Infrastruktur Data Spasial (IDS) Kabupaten Boalemo pada tahun 2025 dan seterusnya.
FMIPA UNG berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui keahlian akademik dan penelitian yang dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan pembangunan di berbagai sektor.
In-Between Semester
Final Exam Period for Even Semester