
Gorontalo, 1 Mei 2026 – Sebuah kabar membanggakan datang dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Berdasarkan pengumuman resmi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNG melalui Surat Nomor 0556/UN47.D1/PT.01.02/2026 tertanggal 30 April 2026, sebanyak 30 dosen FMIPA UNG berhasil ditetapkan sebagai pemenang Program Riset Akselerasi Kolaboratif Perguruan Tinggi (RAKPT) Pendanaan PNBP/BLU Tahun Anggaran 2026, terdiri atas dua skema unggulan: Riset Akselerasi Publikasi International (RAPI) dan Riset Akselerasi Publikasi Nasional (RAPN).
Penetapan pemenang dilakukan melalui proses seleksi dan penilaian proposal yang ketat oleh tim reviewer independen. Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan cerminan nyata dari komitmen kolektif sivitas akademika FMIPA UNG dalam membangun ekosistem riset yang produktif, relevan, dan berdaya saing tinggi.
Skema Riset Akselerasi Publikasi International (RAPI). Tujuh dosen FMIPA UNG berhasil lolos pada Skema RAPI yang diorientasikan pada percepatan publikasi di jurnal internasional bereputasi. Mereka adalah:
Para peneliti RAPI akan menjalankan riset lintas bidang—mulai dari geokimia batugamping, transformasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan, kinetika pelepasan nutrien pupuk nano, hingga potensi agen antimikroba dan media pembelajaran berbasis laboratorium virtual—yang keseluruhannya diarahkan pada kontribusi ilmu pengetahuan di level global.
Skema Riset Akselerasi Publikasi Nasional (RAPN). Enam belas dosen FMIPA UNG lolos pada Skema RAPN yang bertujuan mendorong percepatan publikasi di jurnal nasional terakreditasi. Mereka adalah:
Riset dalam skema RAPN mencakup spektrum kajian yang luas, antara lain: karakterisasi dinamika termal fermentasi kakao berbasis IoT, pemetaan kerawanan banjir berbasis machine learning, pemodelan matematika penyebaran demam berdarah, analisis Coulomb Stress Change untuk identifikasi zona seismik di wilayah Gorontalo, karakterisasi dolomit Bone Bolango, hingga pengembangan model pembelajaran dan literasi sains berbasis teknologi digital.
Pencapaian 30 dosen FMIPA dalam program RAKPT 2026 ini memiliki makna strategis yang signifikan. Pertama, dari sisi kelembagaan, hal ini memperkuat posisi FMIPA UNG sebagai fakultas sains yang kompetitif di kawasan timur Indonesia. Kedua, dari sisi keilmuan, riset-riset yang didanai menjangkau isu-isu strategis nasional dan lokal—mulai dari ketahanan pangan, mitigasi bencana, keanekaragaman hayati, hingga inovasi pendidikan berbasis teknologi. Ketiga, dari sisi pengembangan SDM, program ini menjadi inkubator bagi para peneliti FMIPA UNG untuk terus meningkatkan kapasitas, memperluas jaringan kolaborasi, dan menghasilkan luaran riset yang berdampak nyata bagi masyarakat. Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi dosen-dosen lainnya untuk terus aktif dalam ekosistem penelitian yang sehat dan produktif.
"Kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi luar biasa para dosen FMIPA UNG yang berhasil menembus seleksi ketat program RAKPT 2026. Ini adalah bukti bahwa semangat meneliti di FMIPA terus tumbuh dan menguat. Kami berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah penelitian agar menghasilkan karya ilmiah yang berdampak, tidak hanya bagi UNG, tetapi juga bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo."— Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, UNG
Dengan keberhasilan ini, FMIPA UNG melangkah lebih jauh dalam misinya mencetak peneliti-peneliti unggul yang mampu menjawab tantangan zaman melalui sains. Program RAKPT 2026 menjadi momentum penting dalam perjalanan FMIPA menuju visi sebagai pusat keunggulan sains dan teknologi di Indonesia bagian timur.
In-Between Semester
Final Exam Period for Even Semester