
Gorontalo - Suasana pagi yang sejuk di pesisir Danau Perintis menjadi saksi gelaran Lomba Lukis MIPA CUP 2025. Lima jurusan di FMIPA UNG mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk berkompetisi dalam ajang seni rupa bergengsi ini dengan mengangkat tema "Simfoni Alam Indonesia".
Danau Perintis dipilih sebagai venue lomba lukis karena keindahan alamnya yang mempesona. Pesisir danau yang tenang dengan pemandangan alam yang asri menjadi inspirasi alami bagi para peserta untuk menuangkan kreativitas mereka dalam kanvas.
Lokasi yang strategis ini memberikan nuansa berbeda dari lomba lukis pada umumnya, dimana peserta dapat langsung merasakan dan mengamati keindahan alam sebagai sumber inspirasi utama.
Lomba lukis tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 5 jurusan di FMIPA UNG, Jurusan Biologi, Fisika, Ilmu dan Teknologi Kebumian (ITK), Ilmu Lingkungan dan Matematika.
Setiap jurusan mengirimkan mahasiswa yang memiliki bakat seni dan kemampuan melukis untuk mewakili jurusan mereka dalam kompetisi ini.
Lomba berlangsung di bawah pengawasan Pak Karman selaku PIC (Person In Charge) Lomba Seni Rupa dan Desain MIPA CUP 2025. Beliau memastikan jalannya kompetisi sesuai dengan aturan dan memberikan bimbingan teknis kepada peserta saat diperlukan.
Pak Karman juga bertugas mengawasi keaslian karya dan memastikan setiap peserta mengerjakan lukisan mereka sendiri sesuai dengan tema yang ditetapkan.
Lomba lukis berlangsung selama 3 jam, dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA. Durasi ini dianggap cukup untuk peserta menuangkan ide dan menyelesaikan karya lukis mereka dengan baik.
Para peserta terlihat fokus dan antusias sejak awal lomba. Mereka memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk menghasilkan karya terbaik yang dapat merepresentasikan tema dan kemampuan seni mereka.
Prof. Dr. Sukirman Rahim, M.Si selaku Ketua Panitia MIPA CUP 2025 turut hadir memberikan dukungan moral kepada para peserta lomba lukis. Kehadiran beliau menunjukkan perhatian besar terhadap pengembangan bakat seni mahasiswa FMIPA.
Profesor Sukirman berkeliling mengamati proses kreatif para peserta dan memberikan motivasi agar mereka dapat menghasilkan karya terbaik. "Seni adalah salah satu cara untuk mengekspresikan kecintaan kita terhadap alam dan ilmu pengetahuan," ungkapnya.
Diharapkan melalui lomba lukis ini, mahasiswa dapat lebih menghargai keindahan alam Indonesia dan termotivasi untuk menjaganya melalui ilmu pengetahuan yang mereka pelajari. Karya-karya yang dihasilkan juga diharapkan dapat menginspirasi orang lain untuk mencintai alam.
Para peserta berharap lomba lukis dapat menjadi agenda rutin dalam MIPA CUP dan semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti kompetisi seni di masa mendatang.
Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika oleh LAMDIK
Kunjungan dan Sosialisasi UPA BK ke Fakultas MIPA UNG
Kunjungan UPA Bahasa ke Fakultas MIPA UNG
Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BLU UNG di Fakultas MIPA